Rupiah diprediksi melemah seiring pelaku pasar cermati hasil RDG BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.860 per dolar AS. Namun, analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah melemah di kisaran Rp17.850-Rp17.900 karena pelaku pasar berhati-hati mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia siang hari yang sama. Rully memperkirakan BI akan menahan suku bunga acuan di 5,75 persen, namun akan lebih aktif di pasar valas dan obligasi. Para analis lain juga memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga, didukung oleh inflasi yang sudah turun di bawah 3 persen dan perbaikan capital inflow. Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih lambat juga mendukung nilai tukar rupiah. LPEM FEB UI juga memperkirakan BI-Rate akan bertahan di 5,75 persen, dengan BI masih memiliki ruang untuk menahan suku bunga seiring tekanan eksternal yang mereda akibat tensi geopolitik di Timur Tengah. Rully menambahkan bahwa harga minyak yang tinggi dan kenaikan yield obligasi pemerintah AS, terutama tenor jangka panjang, turut mempengaruhi nilai tukar rupiah, dengan obligasi pemerintah AS 30 tahun mencapai 5,34 persen dan 10 tahun mencapai 4,75 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.31
Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah, Pasar Tunggu Hasil RDG BI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.03
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.15
Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini, Sentimen Ekonomi AS dan Intervensi BI Jadi Penentu
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.55
Rupiah Hari Ini 21 Agustus 2026: Stagnan di Level Rp17.748
Berita terkait
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.08
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.753 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.33
Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan suku bunga acuan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.12
Rupiah Ditutup Menguat Usai Tertekan 4 Hari Beruntun
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 15.05