Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menutup perdagangan Kamis (24/9/2026) di level Rp17.885/US$, melemah 0,51% dari Rabu (Rp17.795). Harga dolar AS naik 90 poin setelah sempat menembus Rp17.900. Indeks dolar AS (DXY) turun tipis 0,03% ke 101,061 namun tetap di atas 101 pasca lonjak 0,49% sebelumnya.
Tekanan rupiah datang dari faktor global: ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS terkait inflasi global dan outlook fiskal, serta ketidakpastian konflik Timur Tengah yang mendorong harga minyak Brent mencapai US$100/barel. Imbal hasil US Treasury 10 tahun naik ke 5,11% (tertinggi 2007), menarik investor ke aset keuangan AS.
Secara domestik, permintaan valuta asing importir menjelang akhir kuartal III dan arus keluar dana portofolio dari emerging markets memperkuat tekanan. Bank Indonesia menjamin stabilisasi rupiah melalui operasi pasar dan koordinasi dengan pemain pasar untuk mengelola kebutuhan valuta asing serta menarik modal asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 10.26
Rupiah menguat seiring potensi BI tahan suku bunga
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.31
Rupiah Menguat ke Rp17.838 per Dolar AS Rabu Pagi
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.23
Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.21
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS Selasa Sore
Berita terkait
Rupiah Memimpin Pelemahan Mata Uang Asia Terhadap Dolar AS Pagi Ini
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 09.31
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.022 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.35
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.02
Rupiah Loyo ke Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.45