Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Kian Dekati Rp18.000, Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Sorotan

Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.916 per dolar AS dan berpotensi menyentuh Rp18.000. Pelemahan ini dipicu oleh risiko eksternal seperti fluktuasi harga minyak, ketidakpastian geopolitik, serta peningkatan imbal hasil global yang memperkuat dolar AS. Bank Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas nilai tukar agar tidak memicu inflasi akibat kenaikan harga barang impor.

Selain faktor global, risiko domestik mencakup perlambatan pertumbuhan ekonomi, tekanan konsumsi rumah tangga, dan fenomena El Nino yang mengancam pasokan pangan. Meski demikian, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih bertahan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026 di kisaran 4,9% hingga 5,7%, yang didorong oleh konsumsi rumah tangga dan stimulus fiskal pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait