Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Menguat 0,50%, Dolar AS Turun ke Rp17.925

Rupiah ditutup kuat menguat 0,50% ke posisi Rp17.925 per dolar AS pada perdagangan Rabu (5/8/2026), setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumulkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melampaui perkiraan pasar. Penguatan ini membawa rupiah kembali di bawah level psikologis Rp18.000, sekaligus membalikkan pelemahan 0,19% dari sesi sebelumnya. Rupiah sempat mencapai level terkuat Rp17.905 sebelum memangkas sebagian penguatannya menjelang penutupan. Sentimen positif ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 yang mencapai 5,29% secara tahunan, melampaui konsensus pasar sebesar 5,12% dari 15 lembaga. Meskipun pertumbuhan melambat dibanding kuartal sebelumnya (5,61%), angka ini tetap kuat meski menghadapi tekanan global akibat konflik AS-Israel-Iran yang menyebabkan lonjakan harga minyak dan gangguan rantai pasok. Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) melemah tipis 0,01% ke 99,846, memberi ruang bagi rupiah untuk bertahan di zona hijau. Dukungan pertumbuhan juga datang dari pencairan gaji ke-13 ASN, TNI, dan Polri, serta peningkatan investasi, penjualan ritel, dan penjualan kendaraan bermotor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait