Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Menguat Ditopang Sentimen Destry Damayanti dan Data Ekonomi

Rupiah menguat signifikan terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan 10 Agustus 2026, mencapai Rp 17.755 per dolar, naik 142 poin (0,79%) dari sebelumnya Rp 17.897. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga naik ke Rp 17.795 dari Rp 17.913. Penguatan ini didukung oleh Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih berada di zona optimistis meskipun turun menjadi 116,8 pada Juli 2026, menandakan masyarakat tetap percaya pada ekonomi nasional. Selain itu, sentimen positif muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI, memberikan sinyal stabilitas kepemimpinan bank sentral.

Dari sisi global, pasar merespons harapan kesepakatan Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz serta meredanya kekhawatiran inflasi AS. Ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) turun, dengan peluang September 2026 diperkirakan sekitar 42%, turun dari 67% sebelumnya, karena data ketenagakerjaan yang lemah. Minggu ini, perhatian pasar tertuju pada rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Juli pada 12 Agustus, yang diperkirakan menunjukkan penurunan inflasi tahunan menjadi 3,4% dari 3,5%, berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS dan rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait