Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,17% terhadap dolar AS, mencapai posisi Rp17.850 per US$. Data dari Refinitiv menunjukkan bahwa rupiah dibuka lebih lemah di Rp17.830 per US$ dan terus kehilangan nilai hingga penutupan. Pelemahan ini membalikkan penguatan rupiah sebesar 0,22% pada Jumat, 14 Agustus 2026, ketika ditutup di Rp17.820 per US$.

Meskipun indeks dolar AS (DXY) melemah tipis 0,01% ke 99,626, yang mencerminkan tekanan pada greenback setelah data ekonomi AS menunjukkan pelemahan, seperti penurunan penjualan ritel pada Juli untuk pertama kali dalam sembilan bulan. Data ini mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga The Fed, dengan peluang kenaikan pada September turun dari 52,2% menjadi 30,6%. Namun, rupiah belum mampu memanfaatkan situasi ini dan tetap tertekan.

Faktor domestik juga berperan, dengan pelaku pasar berhati-hati menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18-19 Agustus 2026. Kebijakan moneter akan diumumkan pada Rabu, 19 Agustus 2026. BI diperkirakan mempertahankan BI Rate di 5,75% setelah kenaikan total 75 basis poin sebelumnya. Selain suku bunga, pasar akan mencermati pandangan BI mengenai stabilitas rupiah, inflasi domestik, likuiditas perbankan, dan prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait