Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Tertekan, Pasar Nantikan Keputusan BI Rate dan Cermati Risiko Fiskal

Rupiah melemah menutup di level Rp17.847 per USD pada Senin (21/9/2026), turun 89 poin dari Rp17.758. Penyebab utama tekanan rupiah adalah kebijakan domestik seperti pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) serta ekspektasi keputusan Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) September 2026. OJK akan mengambil pengawasan BMKS dari Bappebti mulai 1 Januari 2027. Pengamat Ibrahim Assuaibi menyatakan pasar akan memantau kebijakan moneter BI, dengan kemungkinan kenaikan suku bunga acuan 25 basis poin. BI-Rate saat ini 5,75% after dipertahankan pada RDG Agustus 2026. Di samping faktor moneter, kondisi fiskal Indonesia juga menjadi sorotan, terutama postur RAPBN 2027 yang menunjukkan defisit anggaran 2,40% dari PDB, di bawah batas 3% yang dianggap sebagai stempel kesehatan fiskal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait