Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Sentimen Selat Hormuz Membayangi

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 0,23 persen ke level 17.795 per dolar pada perdagangan Selasa (11/8/2026), turun dari penutupan sebelumnya 17.755 per dolar. Pelemahan ini dipengaruhi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia ke US$ 83,21 per barel dibandingkan US$ 77 per barel seminggu sebelumnya. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan tekanan terhadap rupiah muncul seiring memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah, yang juga berpotensi memengaruhi inflasi dan meningkatkan tekanan terhadap negara pengimpor energi seperti Indonesia.

Ketegangan di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi strategis, turut membayangi pasar. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka hingga AS memenuhi tuntutan Iran, termasuk mengakhiri blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran. Meskipun Iran telah melakukan pembicaraan dengan Oman mengenai peta jalur pelayaran, perundingan masih mengalami kebuntuan.

Pasar juga menantikan data penjualan ritel AS yang diperkirakan tumbuh 1,8 persen untuk menilai kekuatan konsumsi dan ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve. Lukman memperkirakan rupiah akan berfluktuasi di kisaran 17.750-17.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait