Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Bagaimana Proyeksi Besok?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mata uang rupiah ditutup menguat 13 poin pada level Rp 17.902 terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (28/9). Penguatan ini terjadi meski indeks dolar AS juga menguat, dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik. Pengamat Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Iran menawarkan pembukaan kembali selat tersebut dalam tujuh hari dengan syarat pencabutan blokade dan sanksi minyak dari Amerika Serikat, namun Presiden Trump menolak syarat ini. Negosiasi kedua belah pihak diperkirakan akan berlanjut minggu ini dengan Qatar sebagai penengah. Selain itu, pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman juga meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi dan kapal komersial di Laut Merah, menambah kekhawatiran pasokan. Di sisi domestik, harga minyak dunia yang bertahan di atas USD 90 per barel meningkatkan risiko inflasi, fiskal, dan keseimbangan eksternal bagi perekonomian Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 14.05
Meneropong Arah Rupiah Pekan Depan di Tengah Sentimen Geopolitik
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 17.04
Rupiah Melemah 0,42%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.18
Rupiah Dibuka Melemah Rp17.903 per USD, Pasar Soroti Kenaikan Harga Minyak Dunia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.10
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Sentimen Selat Hormuz Membayangi
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.45
Kurs Rupiah Menguat Ditopang Harapan Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.40
Harga Minyak Turun, Rupiah Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 16.01
Rupiah Lemas Sambut Akhir Pekan di Posisi Rp17.903 per Dolar AS
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.53