Rupiah Berakhir Perkasa, Makin Jauh dari Level Rp18.000 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Senin 10 Agustus 2026, ditutup naik 142 poin atau 0,79% ke level Rp17.755 per dolar AS. Data Kurs Jakarta Interbank Spot Dealer Rate (JISDOR) Bank Indonesia menunjukkan posisi Rp17.795 per dolar AS. Penguatan ini makin menjauhkan rupiah dari level Rp18.000 per dolar AS.
Salah satu sentimen pendorong berasal dari faktor eksternal, yaitu harapan bahwa Iran dan Oman akan segera mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Jalur tersebut sebelumnya melayani pengangkutan seperlima pasokan minyak dunia sebelum konflik terjadi. Iran menyatakan kesepakatan dengan Oman sudah berada di tahap akhir, namun menegaskan bahwa jalur pelayaran baru akan dibuka kembali setelah Amerika Serikat (AS) memenuhi syarat, termasuk pemberian kompensasi atas serangan yang terjadi.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyatakan bahwa Iran dan AS tidak sedang melakukan perundingan, dan Teheran tidak akan memulainya selama Washington melanggar kesepakatan sementara yang ditandatangani pada Juni lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.45
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Sentimen Selat Hormuz Membayangi
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.21
Rupiah Melemah ke Rp17.795 per Dolar AS Pagi Ini
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
Berita terkait
Ketidakpastian Geopolitik Timteng Bikin Rupiah Sulit Bangkit
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.44
Rupiah Hari Ini Melemah Dipengaruhi Iran dan Selat Hormuz
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.47
Awas! Rupiah Jatuh Lagi Kesandung Sentimen Eksternal, Hari Ini Sentuh Rp17.861 per Dolar AS
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 17.58
Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp17.935 per Dolar AS
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.47