Rupiah Jebol ke Level Rp18.008 per USD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah ke level Rp18.008 per USD pada Rabu (28/9/2026), naik 30 poin atau 0,17% dari level sebelumnya. Penurunan nilai rupiah dipengaruhi oleh harga minyak dunia yang bertahan di atas US$90 per barel, menimbulkan risiko inflasi, tekanan fiskal, dan penyimpangan eksternal bagi perekonomian Indonesia. Asumsi harga minyak dalam APBN 2026 adalah US$70 per barel, namun pada Juli sudah mencapai US$81,68. Setiap kenaikan US$1 per barel dapat menambah pendapatan negara Rp3,5-4 triliun, tetapi juga berpotensi memperlebar defisit fiskal hingga Rp6,8 triliun. Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 5,75% sementara cadangan devisa tetap solid di US$146,5 miliar sebagai penyangga stabilisasi nilai tukar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 12.31
Rupiah Tembus Rp 18.000, BI Buka Suara
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 12.15
Rupiah Melemah Tergerus Sentimen Global, BI Siap Intervensi Pasar
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.06
BI Ungkap Penyebab Dolar AS Tembus Rp 18.000
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.06
BI Buka Suara soal Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu Hari Ini
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.935, Pasar Masih Cermati Harga Minyak Dunia
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 09.16
Rupiah Lunglai ke Rp17.611 per Dolar AS Imbas Konflik Timteng Memanas
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.27
Rupiah Terkapar Makin Parah, Hari Ini Dekati Rp18.000 per Dolar AS
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.35
BI Beber Biang Kerok Rupiah Melemah Dekati Rp18 Ribu per Dolar AS
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.31