Rupiah Tembus Rp 18.000, BI Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menginjak level Rp 18.002 pada perdagangan Selasa (29/9), melemah hingga Rp 18.024 pada pukul 12.04 WIB. Penurunan nilai rupiah dipengaruhi tekanan jual akibat kekhawatiran inflasi global dan risiko fiskal, serta lonjakan harga minyak di atas USD108 per barel tanpa kesepakatan pembukaan Selat Hormuz. Ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS menambah tekanan, menyebabkan yield US Treasury 10 tahun naik ke 5,23%, level tertinggi sejak 2007.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 12.12
Dolar Digdaya Jadi Rp18.000, Ekonom INDEF Mengendus Salah Satunya Dipicu oleh Pidato Seorang Presiden
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.34
Rupiah Melemah Tembus Rp 18 Ribu per Dolar AS, Bank Indonesia Ungkap Pemicunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.15
BI Buka Suara! Beberkan Penyebab Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50
Wanti-wanti Dolar AS Menguat, Bos BI Beber Strategi Jaga Rupiah
Berita terkait
BI-Rate Ditahan di 5,75% Dinilai Tepat, Jaga Penyaluran Kredit hingga Rupiah
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.19
IHSG Dihantui Suku Bunga Tinggi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Perhatian
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.02
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.903 per USD
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 17.03
Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Impor Valas, Begini Strategi BI
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.30