Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Tergelincir ke 17.614 Imbas Potensi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Nilai tukar rupiah melemah ke level 17.614 per dolar AS pada Senin (14/9/2026). Penurunan ini dipicu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 4% pada 17 September, serta peningkatan yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang mendekati 5% dan indeks dolar yang mencapai angka 99.

Selain faktor moneter AS, rupiah tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah WTI yang menembus US$ 100 per barel akibat risiko geopolitik. Kondisi ini mempersempit ruang fiskal APBN yang berasumsi harga minyak US$ 70 per barel. Tekanan tambahan juga datang dari data Producer Price Index (PPI) AS yang naik menjadi 5,4% yoy, memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat permintaan dolar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait