Rupiah Melesat ke Rp17.685/US$, Terbaik dalam Nyaris 3 Bulan Terakhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah ditutup kuat di Rp17.665 per dolar AS pada Jumat (21/8/2026), menguat 0,31% dan menjadi posisi terkuat sejak 22 Mei 2026. Penguatan ini memperpanjang tren tiga hari berturutnya, didorong oleh melemahnya indeks dolar AS (DXY) ke 98,718. Secara mingguan, rupiah menguat sekitar 0,76% dibandingkan penutupan minggu sebelumnya. Dari sisi eksternal, pasar menilai kebijakan buyback obligasi AS yang belum menyelesaikan defisit fiskal, sehingga menurunkan eksposur terhadap dolar AS. Dari dalam negeri, Bank Indonesia melaporkan defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2026 turun drastis dari US$9,1 miliar menjadi hanya US$0,9 miliar, didorong surplus transaksi modal dan finansial akibat aliran investasi langsung dan portofolio yang meningkat. Cadangan devisa Indonesia tetap kuat di US$145,6 miliar pada akhir Juni 2026, setara dengan 5,6 bulan impor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.55
Rupiah Hari Ini 21 Agustus 2026: Stagnan di Level Rp17.748
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 09.48
Kurs rupiah dipengaruhi rilis data NPI kuartal II-2026
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 10.33
Analis: Rupiah berpeluang menguat, dolar AS tertekan buyback obligasi
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.40
Rupiah Menguat ke 17.694 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Berita terkait
Rupiah Tertekan! Dolar AS Rp 17.900, Dolar Singapura Dekati Rp 14.000
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.25
Rupiah Bangkit ke Level Rp17.894 per Dolar AS Rabu Sore
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.15
Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi 7,74 Persen hingga Akhir September 2026, Ini Penjelasan BI
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.00
BI Ungkap Penyebab Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.00