Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat ke Rp17.817 per dolar AS pada Rabu (23/9/2026), naik 67 poin dari Rp17.884. Penguatan didorong keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate 5,75%, Deposit Facility 4,75%, dan Lending Facility 6,50%. BI menyatakan akan memperkuat kebijakan insentif menarik modal asing untuk menjaga stabilitas kurs serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan penekanan inflasi. Sementara itu, pemerintah menyelesaikan kewajiban obligasi BLBI senilai Rp218 triliun ke BI pada Agustus 2026, menuntaskan kewajiban sejak krisis keuangan Asia 1997-1998 yang dibayar melalui APBN dengan skema PNBP dari surflus BI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
Rupiah Dibayangi Gejolak Global, Bank Indonesia Rilis Jurus Baru Jaga Nilai Tukar
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ini Alasannya
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.35
BI Buka-bukaan Cara Perkuat Rupiah Lawan Dolar AS
Berita terkait
Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.41
Rupiah Menguat ke Rp17.679, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI di Era Destry
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.38
Bank Indonesia Komitmen Jaga Kestabilan Rupiah hingga Inflasi
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 14.15
Destry Damayanti Pastikan BI Tetap Fokus Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 09.15