Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat ke Rp17.825/US$ pada perdagangan Rabu (19/8/2026) setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026. Penguatan rupiah sebesar 0,14% didukung oleh lemahnya indeks dolar AS (DXY) ke 99,497 serta ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve AS tidak akan menaikkan suku bunga pada September 2026. Keputusan BI menahan suku bunga dalam dua pertemuan beruntun (Mei-Juni 2026 sebelumnya naik 100 basis poin) sejalan dengan ekspektasi pasar, sebagaimana hasil polling CNBC Indonesia dari 14 institusi. Bank sentral menyatakan nilai tukar rupiah akan tetap stabil dengan optimalisasi instrumen moneter, meski terdapat risiko konflik Timur Tengah yang dapat menekan harga minyak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.55
Rupiah Hari Ini 21 Agustus 2026: Stagnan di Level Rp17.748
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 09.48
Kurs rupiah dipengaruhi rilis data NPI kuartal II-2026
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 10.33
Analis: Rupiah berpeluang menguat, dolar AS tertekan buyback obligasi
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.48
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% Demi Amankan Rupiah
Berita terkait
Rupiah Melemah ke 17.966 Setelah Rilis Inflasi September 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.12
Rupiah melemah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 15.30
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.12
Pergerakan rupiah dipengaruhi ADP Employment Change AS yang meningkat
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 11.07