Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.614 Akibat Ekspektasi Suku Bunga The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah 3 poin (0,02%) ke level Rp17.614 per dolar AS pada 14 September 2026. Pelemahan ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 bps menjadi 4 persen, serta kenaikan yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 4,96 persen.
Selain faktor The Fed, lonjakan harga minyak mentah dunia WTI yang menembus 100 dolar AS per barel akibat risiko geopolitik turut menekan mata uang Asia, termasuk rupiah. Kondisi ini memberikan tekanan pada ruang fiskal pemerintah Indonesia karena harga minyak melampaui asumsi APBN sebesar 70 dolar AS per barel. Bank Indonesia berpotensi mengambil langkah hawkish pada RDG pekan depan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 10.39
Rupiah Tergelincir ke 17.614 Imbas Potensi Kenaikan Suku Bunga The Fed
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 09.34
Rupiah melemah dipengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
JawaPos · 13 September 2026 pukul 09.45
Prediksi Rupiah Pekan Ini: Dolar AS Menguat, Rupiah Berpotensi Melemah
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.41
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS Senin Pagi
Berita terkait
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan harga minyak mentah global
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 09.47
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 18.073 per Dolar AS
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 18.30
Dolar AS Balik ke Level Rp 17.600
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.22
Rupiah Lesu ke Level Rp17.585 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.20