Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Saham Bursa Bisa Digenggam Danantara-BI, OJK Tegaskan Independensi Dijaga

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menjelaskan rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang pernah disinggung Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di DPR RI. Demutualisasi bertujuan memberi ruang lebih bagi bursa untuk meningkatkan efisiensi operasional serta mengevaluasi struktur kelembagaan, mekanisme operasional, kondisi keuangan, dan infrastruktur perdagangan. Widyasari menegaskan bahwa independensi bursa tetap menjadi prinsip utama yang harus dilindungi, terutama jika saham bursa nantinya dimiliki oleh Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Danantara sesuai ketentuan undang-undang. OJK juga memastikan bahwa proses ini tidak mengurangi kewenangannya dalam mengatur dan mengawasi bursa, sehingga pasar modal tetap berjalan transparan dan akuntabel. Stabilitas integritas pasar dan perlindungan investor, khususnya investor ritel dan minoritas, menjadi prioritas dalam pelaksanaan demutualisasi ini. Presiden Prabowo menyatakan bahwa kebijakan ini diharapkan membawa pasar modal Indonesia ke standar internasional dan menjadikannya salah satu pasar modal terbesar di dunia, sekaligus membuka akses pendanaan bagi perusahaan rintisan dan pelaku usaha nasional.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait