OJK Sebut Demutualisasi Bakal Buka Akses Sumber Permodalan BEI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan proses demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan memperluas akses sumber permodalan, meningkatkan efisiensi dan ketahanan operasional, memperkuat daya saing, serta mempercepat penerapan praktik terbaik global. Pernyataan ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN & Nota Keuangan TA 2027 di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Friderica, prinsip utama demutualisasi adalah pemisahan jelas antara kepemilikan saham bursa efek dan hak akses perdagangan sebagai anggota bursa. Pemisahan ini diharapkan memperkuat tata kelola, meningkatkan profesionalisme dan objektivitas pengambilan keputusan, serta meminimalkan potensi konflik kepentingan, sehingga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia meningkat. Ia menegaskan BEI akan tetap independen meskipun pihak seperti Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Danantara turut memiliki saham dalam proses demutualisasi sesuai undang-undang.
Friderica juga menekankan demutualisasi tidak akan mengurangi kewenangan OJK dalam mengatur dan mengawasi BEI. OJK akan tetap menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan penuh untuk memastikan pasar modal Indonesia berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan berlaku, dengan tetap mengutamakan stabilitas dan integritas pasar serta perlindungan investor, terutama investor ritel dan minoritas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.00
Saham Bursa Bisa Digenggam Danantara-BI, OJK Tegaskan Independensi Dijaga
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.15
Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.06
Independensi BEI Tetap Dijaga saat Demutualisasi, OJK Akan Awasi
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.59
Presiden Prabowo: OJK Lakukan Reformasi Terbesar di Pasar Modal
Berita terkait
OJK Sebut ETF Emas Buka Akses Investasi Inklusif
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.00
BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.34
OJK Ungkap Alasan ETF Emas Baru Bisa Meluncur Usai 10-15 Tahun Dikaji
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.27
Bursa Butuh 30 Perusahaan IPO Tiap Tahun buat Capai Target 1.100 Emiten
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.00