Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sampoerna Sukses Jaga Pangsa Pasar di Semester I-2026, Ini Buktinya!

PT HM Sampoerna Tbk mempertahankan posisi sebagai pemimpin industri hasil tembakau Indonesia pada Semester I 2026 dengan pangsa pasar 29,6%. Perseroan mencatat penjualan bersih Rp 56,5 triliun dan laba bersih Rp 4,2 triliun, namun volume penjualan turun 1,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya akibat pergeseran konsumen ke produk lebih murah dan peredaran rokok ilegal.

Segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT) mengalami penurunan penjualan sebesar 13%. SKT strategis bagi ekonomi nasional karena sifatnya padat karya, menciptakan puluhan ribu lapangan kerja terutama bagi perempuan. Studi Universitas Airlangga tahun 2022 menunjukkan SKT memiliki efek pengganda ekonomi 3,8 kali, di mana setiap Rp1.000 aktivitas ekonomi dari pabrik SKT dapat menghasilkan Rp3.800 perputaran ekonomi di masyarakat.

Sampoerna mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau, yang menciptakan iklim usaha kondusif bagi industri legal. Perusahaan berencana terus berinovasi, mengembangkan sumber daya manusia, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional untuk menciptakan nilai jangka panjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait