Kebijakan Hasil Tembakau Perlu Pertimbangkan Industri hingga Penerimaan Cukai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebijakan hasil tembakau, termasuk pengaturan bahan tambahan dan varian rasa, sedang dalam pembahasan komprehensif yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Bea Cukai mendukung proses ini dengan memberikan masukan terkait administrasi cukai, penerimaan negara, dan pengawasan rokok ilegal. Netty Hartawati dari Bea Cukai menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak kebijakan pada industri, tenaga kerja, pertanian, dan peredaran rokok ilegal agar kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif.
Henry Najoan dari GAPPRI menyatakan belum tersedia laboratorium rujukan nasional yang terakreditasi untuk memverifikasi bahan tambahan sesuai regulasi. Tanpa laboratorium independen dan terakreditasi secara internasional, hasil pengujian berpotensi subjektif dan dapat menimbulkan diskriminasi antarproduk.
Anggota Komisi IX DPR Zainal Munasichin meminta pemerintah mengatur rencana pengaturan secara proporsional, termasuk pelarangan bahan tambahan dan varian rasa. Ia menekankan pentingnya keseimbangan dalam penerapan regulasi agar tidak menimbulkan efek domino seperti meningkatnya rokok ilegal yang berpotensi mengurangi penerimaan cukai tanpa menurunkan jumlah perokok secara signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.15
Bea Cukai Menilai Larangan Bahan Tambahan Rokok Perlu Dikaji, Ini Alasannya
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 16.46
Bea Cukai Musnahkan 140 Ribu Rokok Ilegal dan Belasan Liter Minuman Beralkohol
Detik.com · 29 September 2026 pukul 08.13
Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Rokok-Miras Ilegal Senilai Rp9,3 M
Berita terkait
Bikin PAD Merosot-Industri Ambruk, Bea Cukai Mau Gempur Rokok Ilegal
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 06.15
Rokok Ilegal Menggerus Penerimaan Negara dan Memicu Persaingan Usaha tak Sehat
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.48
59,8 Juta Rokok Ilegal di Jakarta Ditindak Bea Cukai, Negara Rugi Rp 46,79 M
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.35
Musnahkan BKC Ilegal, Bea Cukai Kotabaru Amankan Penerimaan Negara Ratusan Juta Rupiah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 19.54