Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Seluk Beluk ETF Emas, Cara Beli hingga Risikonya

Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan ETF emas, instrumen reksa dana dengan aset dasar emas fisik yang diperdagangkan seperti saham. Investor dapat memperoleh eksposur harga emas tanpa perlu menyimpan fisik aset, dengan minimum pembelian satu lot (100 unit) melalui rekening efek di perusahaan sekuritas. PT Pegadaian berperan sebagai penyedia aset dasar melalui Electronic Gold Receipt (EGR), di mana 1 gram emas setara 1.000 EGR.

ETF emas menawarkan keunggulan dalam hal penyimpanan dan likuiditas dibandingkan emas batangan, digital, atau perhiasan. Instrumen ini cocok bagi investor moderat untuk diversifikasi portofolio jangka panjang. Namun, investor tetap menghadapi risiko fluktuasi harga aset dasar, potensi koreksi harga, serta risiko likuiditas jika volume transaksi rendah yang dapat memperlebar spread harga jual dan beli.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait