Setoran Pajak Tembus Rp 1.224 Triliun, Purbaya Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penerimaan pajak hingga Juli 2026 mencapai Rp1.224,3 triliun, tumbuh 23,7% dari tahun sebelumnya. Pencapaian ini diraih tanpa menaikkan tarif pajak atau memperkenalkan jenis pajak baru. Fokus pemerintah adalah perbaangan administrasi, pengawasan, tata kelola, dan penutupan kebocoran pajak. Belanja negara mencapai Rp1.969,6 triliun dengan pertumbuhan 18,6%, sementara defisit tetap terkendali sebesar Rp235,6 triliun atau 0,91% dari PDB hingga akhir Juli 2026. Purbaya membuka kemungkinan kementerian/lembaga mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) meski defisit masih rendah. Sekretaris Kementerian Keuangan menegaskan tidak ada rencana kebijakan pajak baru dalam waktu dekat. Perubahan jajaran pimpinan juga dilakukan, termasuk 50 pegawai Eselon II dan sekitar 350 pegawai Eselon III yang mengalami rotasi atau mutasi di berbagai unit kerja Kemenkeu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.18
Penerimaan Pajak Tumbuh 23,7% Per Juli 2026, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.10
Purbaya soal Minyak Tembus US$100 Lagi: APBN Aman, Defisit di Bawah 3%
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 20.00
Purbaya Siapkan Cara Supaya Kementerian Tak Minta Anggaran Tambahan
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Menkeu Purbaya Jamin Defisit APBN Aman
Berita terkait
Otorita IKN Minta Tambah Rp 15,8 Triliun, Purbaya Jawab Begini
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.15
Realisasi Anggaran BNPB Tembus Rp2,6 T, Purbaya Siap Tambah
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.47
Purbaya Ngaku Tak Pusingkan Anggaran BGN, Tahun Ini Tak Sampai Rp 200 T
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.32
Purbaya pastikan tidak akan ada tax amnesty
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 12.13