Suarakan 4 Poin Utama di India, Ini Sikap Tegas RI di BRICS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521752/original/080779900_1772699319-1000252433.jpg)
Para menteri perdagangan negara-negara BRICS menyepakati sebagian besar poin penting dalam pertemuan tingkat menteri di India, meski belum menghasilkan pernyataan bersama. Pertemuan digelar di Jaipur, India. Menteri Perdagangan Indonesia Budi Santoso menegaskan komitmen RI untuk mendorong sistem perdagangan global yang adil, terbuka, transparan, dan berbasis aturan.
Empat agenda utama menjadi fokus. Pertama, penguatan sistem perdagangan multilateral dengan menjadikan WTO sebagai pilar utama, mengutamakan pembangunan, memberi perlakuan khusus bagi negara berkembang, dan memulihkan fungsi penyelesaian sengketa dua tingkat. Kedua, dukungan UMKM go global melalui akselerasi pembiayaan, pedoman penilaian kredit, dan Jaipur Consensus untuk mengkaji invoice discounting. Ketiga, ketahanan rantai nilai global lewat rencana kerja BRICS, digitalisasi dokumen perdagangan, peningkatan konektivitas, dan penguatan kapasitas industri di kawasan ekonomi khusus. Keempat, pengembangan jasa digital lintas batas dengan prinsip BRICS untuk memperluas perdagangan jasa digital, keterampilan digital, dan fondasi ekonomi digital.
Budi menilai sinergi konkret antarnegara BRICS dibutuhkan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Indonesia menegaskan pentingnya menjaga sistem perdagangan multilateral berbasis aturan melalui WTO yang kuat, inklusif, dan adaptif, serta kerja sama nyata yang memberi manfaat langsung bagi negara berkembang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.05
Mendag dorong perdagangan berbasis aturan untuk UMKM di BRICS
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.20
Punya 1,8 Miliar Penduduk, India Incar Mete hingga Pinang dari RI
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 17.45
Mendag Dorong Pembahasan Perluasan Akses Pembiayaan UMKM di BRICS TMM
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.41
Mendag ajak BRICS perkuat kolaborasi hadapi ketidakpastian global
Berita terkait
Warga Ramai-ramai Padati Kawasan Monas di Perayaan Malam Merdeka
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.12
Penampakan Tumpukan Duit-Kepingan Silver dari WN India Penyelundup Emas
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.19
Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Dapat Lawan Baru
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.37
Bangladesh Terima Tawaran Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 17.15