Mendag ajak BRICS perkuat kolaborasi hadapi ketidakpastian global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, mengajak negara-negara anggota BRICS untuk memperkuat kolaborasi perdagangan di tengah ketidakpastian global, termasuk fragmentasi ekonomi dan pelemahan sistem perdagangan berbasis aturan. Dalam Pertemuan Tingkat Menteri BRICS di Jaipur, India, Budi menekankan pentingnya bekerja sama melalui keterbukaan dan komitmen solid, di antara menemukan cara baru untuk berkolaborasi atau membangun perlindungan semata. Ia menyoroti bahwa krisis finansial, kesehatan, energi, dan geopolitik dalam dua dekade terakhir telah memperlihatkan kerentanan integrasi global, sementara negara-negara besar semakin menggunakan alat ekonomi sebagai tekanan. Indonesia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan hilirisasi, ketahanan pangan, dan perluasan akses pasar, didukung oleh pertumbuhan pasar domestik, tenaga kerja muda, dan sumber daya alam yang melimpah. Indonesia juga telah menyelesaikan sejumlah perjanjian perdagangan bebas dengan mitra strategis untuk memperluas perdagangannya secara global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 14.35
Suarakan 4 Poin Utama di India, Ini Sikap Tegas RI di BRICS
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 17.45
Mendag Dorong Pembahasan Perluasan Akses Pembiayaan UMKM di BRICS TMM
Berita terkait
Mendag dorong perdagangan berbasis aturan untuk UMKM di BRICS
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.05
Mathla'ul Anwar Meresmikan Perwakilan di Thailand, Memperkuat Kolaborasi Kawasan
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.35
RI Sepakat Ekspor Beras ke Malaysia 1.000 Ton Pekan Ini
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.32
Ukir Sejarah, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN di KBRI Ottawa
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.48