Subsidi Energi dalam RAPBN 2027 Capai Rp 272,95 T, Melesat dari 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp 272,95 triliun dalam RAPBN 2027, meningkat signifikan dari Rp 210 triliun pada APBN 2026. Kenaikan ini mencakup subsidi BBM, LPG, dan listrik, dengan kuota JBT Solar dipatok sebesar 20,09 juta kiloliter, naik dari 18,63 juta kiloliter pada tahun sebelumnya.
Secara keseluruhan, pendapatan negara dianggarkan Rp 3.246 triliun dengan belanja negara Rp 4.097,2 triliun, sehingga menciptakan defisit anggaran sebesar 2,4 persen dari PDB atau Rp 671,2 triliun. Selain energi, pemerintah juga menganggarkan Rp 549,9 triliun untuk Perlindungan Sosial yang mencakup PKH, sembako, hingga KIP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 07.42
RAPBN 2027, Pemerintah Siapkan Subsidi BBM-Listrik Rp272 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Daftar Program Bansos Ini Cair pada 2027, Anggarannya Rp549,9 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Anggaran Subsidi LPG 3 Kg Naik 26,21% pada 2027, Tembus Rp114,1 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
Berita terkait
DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi BBM-LPG Jadi Rp261,5 T di 2027
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.00
Anggaran Subsidi Energi Naik 20 Persen Jadi Rp272,94 di di RAPBN 2027
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.11
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20% Jadi Rp 272,9 Triliun
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.10
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20,1 Persen Jadi Rp272,95 Triliun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.09