RAPBN 2027, Pemerintah Siapkan Subsidi BBM-Listrik Rp272 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran subsidi energi sebesar Rp272,95 triliun dalam Rancangan APBN 2027. Anggaran ini ditujukan untuk menekan harga jual bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik. Subsidi energi merupakan bagian dari total belanja perlindungan sosial yang ditetapkan sebesar Rp549,9 triliun.
Alokasi subsidi energi 2027 mengalami kenaikan signifikan dari tahun 2026, yang hanya dipatok sebesar Rp210,1 triliun dalam APBN 2026. Kenaikan ini belum mencakup kompensasi tambahan yang mungkin diberikan apabila terjadi gejolak harga energi global.
Sebelumnya, realisasi subsidi dan kompensasi energi pada semester I-2026 telah mencapai Rp233 triliun atau sekitar 52,1 persen dari total pagu anggaran setahun. Realisasi tersebut terdiri dari subsidi energi murni senilai Rp116 triliun dan beban kompensasi energi sebesar Rp116,9 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.38
Subsidi Energi dalam RAPBN 2027 Capai Rp 272,95 T, Melesat dari 2026
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Daftar Program Bansos Ini Cair pada 2027, Anggarannya Rp549,9 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Anggaran Subsidi LPG 3 Kg Naik 26,21% pada 2027, Tembus Rp114,1 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
Berita terkait
Daftar 10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Jumbo di RAPBN 2027
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.26
RAPBN 2027, Purbaya Bidik Setoran Pajak-Bea Cukai Rp2.908 T
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.14
RAPBN 2027: Target Penerimaan Pajak dan Bea Cukai Capai Rp 2.908 Triliun
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.30
RAPBN 2027: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 persen, Asumsi Kurs Rp 17.500 per Dolar AS
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01