Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sulut hingga Papua Jadi Fokus Edukasi Jaminan Simpanan LPS

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan memfokuskan edukasi mengenai penjaminan simpanan di sejumlah provinsi dengan tingkat pengetahuan masyarakat masih rendah. Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyatakan berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, terdapat 14 provinsi yang masuk dalam kuadran prioritas edukasi. Wilayah tersebut antara lain Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, hingga Papua. Pemetaan ini dilakukan dengan melihat dua aspek: pengetahuan masyarakat mengenai adanya penjaminan simpanan dan pengetahuan mengenai LPS sebagai lembaga penjamin.

Hasil SNLIK 2026 menunjukkan sebanyak 62,51 persen penduduk usia 15-79 tahun yang memiliki rekening simpanan mengetahui bahwa simpanannya dijamin. Dari kelompok tersebut, hanya 46,31 persen yang mengetahui LPS sebagai lembaga yang memberikan penjaminan. Anggito menekankan literasi keuangan memiliki hubungan kuat dengan pengetahuan masyarakat mengenai penjaminan simpanan. Strategi edukasi LPS akan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat di setiap wilayah, termasuk lokasi, usia, dan tingkat pendidikan. Pendekatan tidak seragam: masyarakat yang sudah paham akan diperdalam, yang belum paham diedukasi, dan yang belum terjangkau menjadi prioritas utama.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait