Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Tanggapi Ketidaksesuaian Desil, BPS Buka Suara Soal Pembaruan Data DTSEN

Badan Pusat Statistik (BPS) menyadari adanya ketidaksesuaian desil pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan membuka peluang untuk pembaruan data. Direktur Metodologi dan Sains Data BPS, Setia Pramana, menekankan bahwa pembaruan data masyarakat menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengubah metode pemeringkatan. DTSEN menggabungkan data dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskeras Ekstrem (P3KE), serta Dukcapil. Data ini tidak hanya didasarkan pada pengeluaran, tetapi menggunakan lebih dari 40 variabel yang mencakup perumahan, kepemilikan aset, karakteristik rumah tangga, dan akses sanitasi. BPS berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk meningkatkan akurasi, dengan memperhatikan perlindungan data pribadi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait