Pakai Data 2022, Pemutakhiran DTSEN Baru 33%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4361081/original/023728500_1678967433-Angka_Kemiskinan_Meningkat-IQBAL_7.jpg)
Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) baru mencapai 33% dari total data nasional pada 2022. Mayoritas data masih mengacu pada Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022, sehingga perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam tiga tahun terakhir belum sepenuhnya tercatat. DTSEN menggunakan 41 indikator seperti hunian, aset, pendidikan, dan pekerjaan untuk menentukan kelompok desil kesejahteraan. Setiap perubahan data melalui kantor desa, aplikasi Cek Bansos, atau kanal resmi BPS akan diverifikasi dan divalidasi sebelum digabungkan dalam pemutakhiran tiga bulan sekali. Partisipasi aktif warga dalam melaporkan perubahan kondisi sangat penting untuk meningkatkan akurasi data dan penyaluran bantuan sosial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.21
4,3 Juta KPM Baru Kini Terima Bansos usai Data Desil Diperbaharui
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.30
Reaksi Purbaya Anaknya Masuk Desil 7, Tukang Becak Desil 10
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.30
Reaksi Purbaya Anaknya Masuk Desil 7, Tukang Becak Desil 10: Kita Gak akan...
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 06.58
BPS Blak-blakan soal DTSEN: Tak Ada Data Sosial yang Bisa Akurat 100%
Berita terkait
Purbaya Berencana Pakai Data Lama untuk Salurkan Bansos jika BPS Masih Nggak Akurat
JawaPos · 8 September 2026 pukul 21.16
BPS Toraja Utara Akui Inclusion Error yang Buat Anggota DPR NasDem Masuk Desil 4
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.59
BPS Tegaskan Perubahan Desil Tidak Menentukan Angka Kemiskinan
kumparan · 8 September 2026 pukul 13.47
Mensos soal Polemik Data Desil: Warga Bisa Ajukan Pemutakhiran
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.58