Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

BPS Tegaskan Acuan Bansos Tetap Data Kemiskinan Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa data kemiskinan nasional versi BPS tetap menjadi acuan utama dalam perumusan kebijakan bansos, bukan angka kemiskinan World Bank. BPS menyatakan tingkat kemiskinan nasional per Maret 2026 sebesar 8,07%, turun dari 8,47% pada Maret 2025. Sebaliknya, World Bank menghitung 64,1% penduduk Indonesia di bawah garis kemiskinan US$8,30 PPP per hari. Perbedaan angka disebabkan karena Indonesia naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah atas pada 2023, sehingga World Bank naikkan ambang batas kemiskinan dari US$4,20 menjadi US$8,30 per hari. BPS menggunakan metode berbasis biaya hidup riil di Indonesia dengan garis kemiskinan Rp669.235 per orang per bulan, sementara World Bank menggunakan standar internasional yang seragam untuk perbandingan antarnegara. Kedua metode memiliki tujuan berbeda namun saling melengkapi dalam memantau pengentasan kemiskinan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait