Targetkan E50, Prabowo Perintahkan Penyusunan Langkah Strategis Bauran Bioetanol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemerintah menyusun langkah strategis untuk mengembangkan bauran bioetanol menuju target E50 (50 persen etanol dalam bensin) dalam Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) pertama tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor bensam nasional yang konsumnya mencapai 39-40 juta kiloliter per tahun. Sebelumnya, pemerintah berencana menerapkan E10 pada 2027 dan E20 pada 2028 sebagai tahap awal. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa rencana ini didasarkan pada evaluasi keberhasilan program biodiesel kelapa sawit. Untuk mendukung pasokan bahan baku, pemerintah akan menggunakan tiga komoditas utama: tebu (molase), singkong, dan jagung, dengan kebutuhan total sekitar 4 juta kiloliter etanol per tahun. Pemerintah juga sedang merancang insentif harga serta skema pengelolaan dana serupa model BPDPKS untuk menstabilkan ekonomi pasokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.00
Prabowo Minta Bahlil Garap BBM Campur Etanol E50
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 20.40
Tiru Kesuksesan B50 Setop Impor Solar, Prabowo Minta Bahlil Siapkan Pengembangan E50
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.35
Pimpin Rapat BBM, Prabowo Targetkan RI Implementasi E20 di 2028
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.43
Surpres Prabowo soal RUU Migas Terbit, Bahlil Jadi Ketua Tim
Berita terkait
Pemerintah Butuh Tambahan 15 Pabrik Bioetanol pada 2027
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 11.50
Isu Cukai Tuntas, Jalan Kebijakan Bensin Campur Etanol Makin Mudah
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.45
Bensin Campur Etanol 20% Ditargetkan Jalan 2028
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.46
Prabowo Minta Eksplorasi Minyak Besar-besaran, Sumur Rakyat Dibeli Pemerintah
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.30