Terungkap, Kelompok Usia Produktif Makin Melek Literasi Keuangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320608/original/016775600_1786358780-IMG_6392.jpg)
Indeks literasi keuangan nasional Indonesia mencapai 69,53% pada 2026, naik 2,3 poin persentase dari 66,64% pada 2025, menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Survei ini melibatkan 74.025 rumah tangga di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, memungkinkan analisis literasi keuangan hingga tingkat provinsi, perkotaan, dan pedesaan. Kelompok usia produktif 26-35 tahun mencatat tingkat literasi tertinggi sebesar 78,7%, sementara 62,51% pendudung usia 15-79 tahun yang memiliki rekening simpanan menyadari bahwa simpanannya dijamin. OJK dan LPS menekankan pentingnya pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap kelompok, seperti life cycle approach, untuk meningkatkan literasi dan perlindungan keuangan secara inklusif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.10
Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.30
Literasi Keuangan RI Naik, Papua Pegunungan Masih Tertinggal Jauh
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 04.45
Literasi Keuangan Remaja RI Cuma 56%, OJK Dorong Edukasi di Sekolah
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.30
Terungkap! 87% Pemilik Asuransi Tak Tahu Polisnya Bakal Dijamin LPS
Berita terkait
BPS-OJK Umumkan Indeks Literasi dan Keuangan Masyarakat Meningkat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.14
Hasil SNLIK 2026 Dirilis: Indeks Literasi Keuangan Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61%
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.57
PNM & OJK Bersinergi Perkuat Bekal UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.43
Sinergi PNM dan OJK Perkuat Bekal UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 11.20