Top 3: Pemerintah Prioritaskan Insentif Mobil Listrik untuk Merek Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496548/original/047916700_1770548034-1.jpg)
Pemerintah Indonesia akan memprioritaskan pemberian insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bagi mobil merek nasional. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat industri otomotif dalam negeri sekaligus mendorong pengembangan mobil nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri Rapat Kerja Nasional Himpunan Kawasan Industri (HKI) pada 30 Juli 2026.
Namun, pemerintah belum mengungkap secara rinci skema insentif yang akan diterapkan, termasuk apakah insentif tetap diberikan kepada produsen EV yang telah beroperasi di Indonesia. Definisi "mobil merek nasional" juga belum diperinci, apakah hanya merujuk merek milik perusahaan Indonesia atau turut mencakup kendaraan dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi yang diproduksi di Tanah Air.
Selain itu, belum dipastikan apakah insentif hanya menyasar mobil merek nasional atau juga dapat dinikmati merek asing yang memiliki fasilitas produksi di Indonesia. Waktu pengumuman skema insentif pun belum disampaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 09.46
Pemerintah Batasi Insentif Hanya untuk Kendaraan Listrik Nasional
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 16.23
Mobil Merek Nasional Bakal Jadi Prioritas Penerima Insentif EV
Berita terkait
Kupas Tuntas Strategi Penguatan Sektor EV di Tengah Disrupsi Global
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.25
Mobil Listrik Bekas Tidak Laku Dijual, EV Buatan China Menjadi Sampah
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.36
Mobil Listrik di Jatim Tembus 17 Persen, Bapenda Ungkap Alasan Pajaknya Masih Dibebaskan
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.47
Peluang dan Tantangan Sektor EV di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.49