Top 3: Trump Bilang Harga Minyak Baru Turun Setelah Pemilu Tengah Waktu AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291321/original/097359500_1783517932-Untitled.jpg)
Presiden AS Donald Trump memprediksi harga energi yang melonjak akibat perang dengan Iran akan turun setelah pemilu tengah waktu (midterm election) yang digelar dua bulan lagi. Saat ini, harga minyak mentah Brent berada di atas US$ 101 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) mencapai US$ 96 per barel. Trump mengaitkan kenaikan ini dengan upaya mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan memperkirakan perang yang telah berlangsung tujuh bulan tersebut akan segera berakhir pasca-pemilu.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum menerima surat usulan tambahan anggaran Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sebesar Rp 15,8 triliun untuk tahun 2027. Sementara itu, data PIHPS Nasional menunjukkan kenaikan harga pangan strategis di Indonesia, termasuk beras kualitas super yang naik menjadi Rp 18.050 per kg, serta kenaikan harga minyak goreng dan gula pasir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.50
Harga Minyak Dunia Menyala, Seberapa Kuat Benteng APBN Menahan Beban?
kumparan · 10 September 2026 pukul 17.31
Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel, Defisit APBN Dijaga Tetap di Bawah 3%
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Sorotan
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.57
Harga Minyak Tembus US$ 101/Barel, Purbaya: Anggaran Masih Cukup
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,15% Dekati Level 6.700
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.05
Strategi Purbaya Agar APBN Tetap Sehat di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.26
Lonjakan Harga Minyak Dunia Tekan IHSG ke Level 6.678
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.30
Harga Pangan 9 September 2026: Cabai Rawit Merah Turun Jadi Rp 91.150 per kg
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 09.50