Bursa Asia Merah, Kospi Ambles 4% Meski Trump Tunda Serang Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, seiring pelaku pasar mencermati ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meskipun ada sinyal deeskalasi dari pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang Iran, sentimen investor masih dibayangi ketidakpastian. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,43% dan Topix terkoreksi 1,45%. Di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 4,57%, sementara Kosdaq turun 1,67%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,36%. Pelemahan terjadi karena investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan terhadap Iran setelah Teheran dan negara tetangga meminta penundaan. Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan Selat Hormuz dan pengakhiran ancaman nuklir Iran, yang memunculkan harapan meredanya ketegangan di jalur vital perdagangan energi dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 09.01
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Merosot Tajam
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Trump Ultimatum Iran: Damai atau 'Penyerahan Total'
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.05
Sebelum Ambil Tindakan Militer Lebih Keras, Trump Beri Iran Peluang Capai Kesepakatan
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 10.38
Perang Lawan Iran, Trump Tunjuk Para Jenderal Duduki 7 Posisi Penting Militer AS, Ini Daftarnya
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32
Trump Tolak Proposal Gencatan Senjata Iran untuk Buka Selat Hormuz
kumparan · 27 September 2026 pukul 00.23
Presiden Iran Balas Pidato Trump di PBB: Kami Tak Akan Bertekuk Lutut
Detik.com · 23 September 2026 pukul 23.58