Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Klaim Selat Hormuz Kini Berstatus Wilayah Amerika

Presiden Trump mengklaim Selat Hormuz menjadi wilayah Amerika setelah blokade maritim skala besar. Dalam 8 bulan, korban kecelakaan kapal mencapai 442 orang. Trump menyatakan kontrol penuh atas lalu lintas maritim melalui blokade militer AS, bahkan mengunggah peta yang menandai wilaya tersebut sebagai 'wilayah baru U.S.'. Komando Pusat AS mengonfirmasi telah menghentikan 68 kapal komersial. Pernyataan Trump berbeda dengan respons Iran yang menolak klaim kepemilikan dan menyebutnya 'hallucination'. Iran mengancam konsekuensi serupa jika Amerika melangkah lebih jauh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait