Trump Klaim Selat Hormuz Kini Berstatus Wilayah Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump mengklaim Selat Hormuz menjadi wilayah Amerika setelah blokade maritim skala besar. Dalam 8 bulan, korban kecelakaan kapal mencapai 442 orang. Trump menyatakan kontrol penuh atas lalu lintas maritim melalui blokade militer AS, bahkan mengunggah peta yang menandai wilaya tersebut sebagai 'wilayah baru U.S.'. Komando Pusat AS mengonfirmasi telah menghentikan 68 kapal komersial. Pernyataan Trump berbeda dengan respons Iran yang menolak klaim kepemilikan dan menyebutnya 'hallucination'. Iran mengancam konsekuensi serupa jika Amerika melangkah lebih jauh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.05
Trump Klaim Selat Hormuz, Iran 'Caplok' California
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.49
Trump Ancam Isolasi Ekonomi, Iran Sebut Kebijakan Gagal!
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.47
Trump Umumkan Operasi Ekonomi Besar-besaran untuk Isolasi Iran
Berita terkait
Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Rusia: Selera Humor yang Sangat Istimewa
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.38
Trump Buat Gebrakan Baru, Siapkan "Perang Ekonomi" Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.32
Trump Ancam Sanksi Ekonomi Berat bagi Negara yang Bantu Iran
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.16
Trump Umumkan Operasi Ekonomi Besar-besaran Buat Kucilkan Iran
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.53