Trump Tolak Tawaran, Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran masih menunggu jawaban resmi Amerika Serikat melalui mediator Qatar dan Pakistan terkait usulan pembukaan kembali Selat Hormuz selama tujuh hari. Proposal ini mencakup pembukaan selat oleh Teheran dan pencabutan blokade pelabuhan oleh Washington. Namun, Presiden Donald Trump secara terbuka menolak tawaran tersebut dan menilai posisi Iran sedang terdesak.
Ketegangan meningkat seiring serangan drone dan rudal kelompok Houthi asal Yaman ke Riyadh, Arab Saudi. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan tidak ada jaminan kebebasan navigasi di Selat Hormuz selama sanksi ekonomi dan blokade militer AS berlaku, serta tetap mempertahankan hak pengembangan teknologi nuklir. Sementara itu, Trump dikabarkan mempertimbangkan kelanjutan kampanye pengeboman terhadap Iran setelah pemilu sela November mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.34
Trump dan Iran Terus Berseteru, Jalan Damai Masih Buntu
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 21.17
Iran janjikan serangan lebih dahsyat jika AS kembali gempur Teheran
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.59
Trump Tolak Proposal Akhiri Perang, Ini Respons Iran
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 21.30
Ditolak Trump, Iran Masih Tunggu Jawaban AS Soal Hormuz
Berita terkait
Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Selama Sepekan, Tunggu Persetujuan AS
kumparan · 27 September 2026 pukul 04.00
AS Blokade Pelabuhan Iran, 103 Kapal Komersial Dipaksa Ubah Haluan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.52
Iran akan Menjatuhkan Sanksi Maritim Terhadap Kapal yang Memasuki Zona Baru Tanpa Izin
VOI · 10 September 2026 pukul 06.00
Iran akan Mengumumkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
VOI · 7 September 2026 pukul 14.00