Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

UMKM Sudah Dikasih Modal, Kok Bisa Mati? Menteri UMKM: Pasar RI Becek

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa produk UMKM belum banyak terserap pasar karena pasar domestik Indonesia masih 'becek' atau kurang memanjakan pembeli. Dalam acara UMKM Finance Summit 2026, Selasa (11/8/2026), ia menjelaskan bahwa akses pembiayaan untuk UMKM terus meningkat dari tahun ke tahun, disertai pelatihan dan peningkatan kapasitas produksi. Namun, akses tersebut belum sepenuhnya mendorong pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah secara signifikan, sehingga menjadi bahan evaluasi Kementerian UMKM.

Maman menyebut faktor terbesar produk UMKM tidak laku adalah pasar domestik yang dipenuhi produk impor. Menurutnya, meskipun UMKM diberi modal, pelatihan, dan akses produksi, mereka akan mati jika pasar tidak bisa disterilkan dari produk impor. Ia menegaskan kementeriannya tidak anti terhadap barang impor, tetapi jika produk impor tersebut bisa dibuat oleh UMKM, sebaiknya dipertimbangkan kembali untuk masuk ke pasar Indonesia agar produk UMKM terserap.

Ia juga menekankan bahwa persoalan UMKM bukan hanya soal pembiayaan, melainkan aspek keseluruhan yang saling terkait. Jika UMKM tidak bisa menjual barangnya, kredit bisa macet, NPL naik, dan akhirnya menimbulkan masalah sosial. Karena itu, ia mengajak melihat persoalan UMKM dari berbagai perspektif, tidak hanya dari aspek pembiayaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait