OJK: Cuma 3,51 Persen UMKM Punya Laporan Keuangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa hanya 3,51 persen unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia yang memiliki laporan keuangan. Kondisi ini menjadi salah satu kendala utama bagi pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan formal dari sektor jasa keuangan. Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya laporan keuangan sebagai dasar bagi lembaga keuangan dalam menilai kelayakan pembiayaan UMKM. Laporan keuangan yang lengkap akan memudahkan hubungan antara UMKM dan sektor keuangan dalam proses penyaluran dana.
Meskipun hanya 3,51 persen UMKM yang memiliki laporan keuangan, total pembiayaan UMKM lintas sektor jasa keuangan mencapai Rp1.948,72 triliun per Juni 2026, dengan pertumbuhan 2,16 persen secara tahunan. Dari total ini, kredit UMKM yang disalurkan perbankan mencapai Rp1.519,35 triliun atau 16,73 persen dari total kredit perbankan, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 4,54 persen.
Untuk meningkatkan akses pembiayaan, OJK telah menerapkan sejumlah kebijakan seperti penyederhanaan proses pembiayaan melalui POJK Nomor 19 Tahun 2023, penggunaan data alternatif dalam penilaian kredit, dan pembentukan sistem informasi pembiayaan UMKM. Selain itu, OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) memfasilitasi pertemuan antara pelaku UMKM yang telah dikurasi dengan sektor jasa keuangan melalui forum temu bisnis, meskipun tidak lebih dari 30 persen peserta yang memenuhi kriteria pembiayaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.09
OJK Ungkap Cuma 3,51% UMKM Punya Laporan Keuangan, Bikin Susah Dapat Kredit
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.45
Menteri Maman: UMKM Dapat Modal, Pasar Jangan Sampai Hilang
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.58
OJK sebut pengembangan UMKM dilakukan dengan pendekatan lebih sistemik
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.25
Airlangga Bakal Perluas Pembiayaan Buat UMKM, Naik Jadi Rp2.000 T
Berita terkait
OJK catat pembiayaan pinjol capai Rp105,63 triliun pada Juli 2026
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 18.56
OJK Kembangkan Credit Scoring Alternatif untuk Buka Akses UMKM
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.35
OJK dorong credit scoring alternatif untuk perluas pembiayaan UMKM
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 15.07
OJK: Pembiayaan pindar kepada UMKM tumbuh 23,25 persen per Juni 2026
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.52