Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.095 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415023/original/010667800_1763357625-Utang_Indonesia.png)
Bank Indonesia melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$ 453,4 miliar (setara Rp 8.095 triliun) pada kuartal II 2026, dengan pertumbuhan 4,4% year-on-year. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan ULN publik, baik dari pemerintah maupun bank sentral, meskipun ULN swasta mengalami kontraksi. ULN pemerintah mencapai US$ 216,3 miliar (Rp 3.862 triliun), tumbuh 2,9% year-on-year, dipengaruhi oleh aliran masuk Surat Berharga Negara yang mencerminkan kepercayaan investor. Pemerintah menekankan komitmennya untuk mengelola utang secara pruden dan tepat waktu demi mendukung pembiayaan sektor produktif.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Mau Impor KRL Jepang, Menhub Jelaskan Prosesnya
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 23.17
BUMN Asuransi Digabung Jadi 3 Entitas, Selesai Akhir 2026
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 23.04
Bahas Gibran dengan Denny Indrayana, Mahfud MD: Saya Sudah Menerima Putusan Pilpres
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 23.01
Danantara Siap Suntik Modal INKA untuk Produksi KRL
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.56