Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.095 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415023/original/010667800_1763357625-Utang_Indonesia.png)
Bank Indonesia melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$ 453,4 miliar (setara Rp 8.095 triliun) pada kuartal II 2026, dengan pertumbuhan 4,4% year-on-year. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan ULN publik, baik dari pemerintah maupun bank sentral, meskipun ULN swasta mengalami kontraksi. ULN pemerintah mencapai US$ 216,3 miliar (Rp 3.862 triliun), tumbuh 2,9% year-on-year, dipengaruhi oleh aliran masuk Surat Berharga Negara yang mencerminkan kepercayaan investor. Pemerintah menekankan komitmennya untuk mengelola utang secara pruden dan tepat waktu demi mendukung pembiayaan sektor produktif.
Bagikan
Berita terkait
Soal Bursa Mineral, MIND ID: National Mineral Stockpile Jaga Keandalan Bahan Baku
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 15.00
Okupansi Mal Penuh pada Kuartal II 2026, Harga Sewa Diproyeksi Naik 3%
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 14.58
8 Fraksi DPR Setuju Pembahasan RAPBN 2027, PDIP hingga PKS Beri Catatan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 14.57
DPR RI menyetujui pembahasan lanjutan RAPBN 2027
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 14.55