Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Video: Nasib Bisnis Es Krim Saat Impor Bahan Baku-Ongkos Logistik Naik

Industri es krim Indonesia stagnan baik nilai maupun volume karena bukan makanan pokok. Meski konsumsi rumah tangga mencapai 53,32% PDB pada KQ2-2026, penjualan es krim masih bergantung pada musim seperti Idul Fitri, Natal serta libur sekolah. Penjualan dilakukan melalui toko ritel mini market hingga kelontongan dengan penyesuaian treatment sesuai segmen konsumen. Tantangan utama meliputi ketergantungan bahan baku impor yang terpengaruh fluktuasi nilai tukar Rupiah serta biaya logistik yang meningkat, terutama distribusi ke luar Jawa.

Berita terkait