Waduh! Asupan DHA Anak Usia Sekolah Indonesia Masih di Bawah Standar WHO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi British Journal of Nutrition 2016 menunjukkan 8 dari 10 anak Indonesia usia 4-12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah standar WHO. Penurunan ini terjadi karena anak berhenti minum susu setelah masuk sekolah dasar, menggantinya dengan minuman bercita rasa seperti cokelat, teh kemasan, dan minuman ringan. DHA penting untuk perkembangan otak, termasuk mielinisasi korteks prefrontal yang berperan pada atensi, perencanaan, dan regulasi perilaku hingga masa remaja. Defisiensi DHA dapat mempengaruhi belajar, daya ingat, dan emosi anak. Orang tua perlu memilih minuman yang kaya nutrisi, sementara edukasi gizi menjadi kunci dalam memastikan kebutuhan otak anak terpenuhi.
Bagikan
Berita terkait
Organoid Otak Bertahan Hampir Enam Tahun, Ikuti Ritme Perkembangan Otak Manusia
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.45
Seporsi Gizi dan Upaya Mempertahankan Kemerdekaan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.21
Putusan MK Jadi Angin Lalu, Program MBG Masih Ganggu Anggaran Pendidikan 2027
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 12.00
Luhut Minta Bos BGN Benahi Tata Kelola MBG pasca 1.300 SPPG Ditutup
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.43