Wamenkeu: Insentif Pajak Perlu Dievaluasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan pemerintah mulai mengevaluasi efektivitas insentif pajak yang diberikan kepada pelaku usaha. Evaluasi ini menekankan pentingnya memastikan dampak nyata terhadap perekonomian, khususnya dalam mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan produktivitas, sambil mempertimbangkan biaya fiskal yang harus ditanggung. Evaluasi ini menjadi salah satu tiga prioritas utama reformasi perpajakan, bersama modernisasi administrasi perpajakan yang mengandalkan data administrasi dan pengawasan berbasis risiko, serta perluasan basis pajak. Pemerintah juga berencana menyederhanakan prosedur perpajakan dengan pendekatan edukasi untuk memasukkan lebih banyak pelaku usaha ke sektor formal. Reformasi ini menggunakan teknologi seperti big data dan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, sekaligus menyesuaikan desain insentif dengan peraturan internasional seperti Global Minimum Tax (GMT) serta perubahan struktur ekonomi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.48
Wamenkeu evaluasi insentif pajak guna beri dampak konkret investasi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.25
Insentif Pajak Penting untuk Jaga Daya Saing Investasi dan Lapangan Kerja
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.43
Indonesia Disebut akan Dilanda Gelombang Investasi Besar-Besaran
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 16.30
Kemenkeu kaji ulang insentif untuk sesuaikan pajak minimum global
Berita terkait
Pakar: Insentif Pajak Penting Jaga Daya Saing Investasi dan Lapangan Kerja
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 09.15
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia
Detik.com · 14 September 2026 pukul 16.12
Prabowo Dorong BRICS Ubah Tantangan Jadi Peluang Investasi dan Lapangan Kerja
kumparan · 14 September 2026 pukul 04.00
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Ini Penopangnya
Detik.com · 10 September 2026 pukul 08.30