Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan minat terhadap Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas terus meningkat signifikan di pasar global. Berdasarkan data 2025, total aset kelolaan ETF emas global mencapai USD 559 miliar, dengan kepemilikan emas sebanyak 4.025 ton. Angka ini dinilai mencerminkan semakin pentingnya peran emas dalam ekosistem investasi global.
Juda menegaskan pemerintah mendukung penuh peluncuran ETF emas oleh pasar modal Indonesia yang dilakukan pada Senin (10/8). Menurutnya, kehadiran produk ini tidak hanya menambah satu instrumen investasi, tetapi juga memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar keuangan Indonesia agar mampu bersaing dengan pasar regional maupun global. Pernyataan tersebut disampaikan di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan.
Peluncuran ETF emas merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem emas nasional yang telah dimulai melalui pengembangan kegiatan usaha bullion atau bank emas pada 2023. Produk ini juga disebut menghubungkan langsung pasar bullion dengan pasar modal, sehingga emas tidak lagi hanya menjadi aset yang disimpan secara pasif, tetapi dapat lebih berperan dalam sistem keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.20
Kemenkeu Minta Pasar Modal Biayai 91 Persen Investasi RI 2027
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 15.35
Kabar Baik! Bos DJP Bakal Bebaskan Pajak ETF Emas
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.36
Kebutuhan Investasi 2027 Sentuh Rp 8.705 Triliun
Berita terkait
Seluk Beluk ETF Emas, Cara Beli hingga Risikonya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.00
Pegadaian Jadi Satu-satunya Bullion Bank Underlying Provider ETF Emas di Indonesia
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.03
BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.34
Wamenkeu Juda: Aset ETF Emas Global Tembus Rp 9.949 Triliun
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.21