Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan minat terhadap Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas terus meningkat signifikan di pasar global. Berdasarkan data 2025, total aset kelolaan ETF emas global mencapai USD 559 miliar, dengan kepemilikan emas sebanyak 4.025 ton. Angka ini dinilai mencerminkan semakin pentingnya peran emas dalam ekosistem investasi global.

Juda menegaskan pemerintah mendukung penuh peluncuran ETF emas oleh pasar modal Indonesia yang dilakukan pada Senin (10/8). Menurutnya, kehadiran produk ini tidak hanya menambah satu instrumen investasi, tetapi juga memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar keuangan Indonesia agar mampu bersaing dengan pasar regional maupun global. Pernyataan tersebut disampaikan di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan.

Peluncuran ETF emas merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem emas nasional yang telah dimulai melalui pengembangan kegiatan usaha bullion atau bank emas pada 2023. Produk ini juga disebut menghubungkan langsung pasar bullion dengan pasar modal, sehingga emas tidak lagi hanya menjadi aset yang disimpan secara pasif, tetapi dapat lebih berperan dalam sistem keuangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait