Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hati-Hati! Scam Iklan Mirip 'Apple', Bisa Sedot Aset Kripto

Penipuan baru di Singapura mengaku representasi Apple berhasil mencuri S$195 ribu (Rp 2,7 miliar) dalam dua minggu melalui skema penipuan berbasis notifikasi pop-up dan panggilan telepon. Korban menerima notifikasi palsu yang menyebutkan Apple ID atau email mereka diretas, diikuti panggilan dari nomor +1 atau Amerika Utara. Penipu meminta kredensial Apple ID, OTP, dan informasi akun kripto. Lima kasus telah dilaporkan sejak 7 Agustus 2026. Kemenkepolisian menekankan Apple tidak pernah meminta password atau OTP melalui panggilan, notifikasi, atau link. Jika mendapatkan notifikasi reset password, tutup dulu, verifikasi di Pengaturan, atau hubungi dukungan resmi Apple.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait