Hati-Hati! Scam Iklan Mirip 'Apple', Bisa Sedot Aset Kripto
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penipuan baru di Singapura mengaku representasi Apple berhasil mencuri S$195 ribu (Rp 2,7 miliar) dalam dua minggu melalui skema penipuan berbasis notifikasi pop-up dan panggilan telepon. Korban menerima notifikasi palsu yang menyebutkan Apple ID atau email mereka diretas, diikuti panggilan dari nomor +1 atau Amerika Utara. Penipu meminta kredensial Apple ID, OTP, dan informasi akun kripto. Lima kasus telah dilaporkan sejak 7 Agustus 2026. Kemenkepolisian menekankan Apple tidak pernah meminta password atau OTP melalui panggilan, notifikasi, atau link. Jika mendapatkan notifikasi reset password, tutup dulu, verifikasi di Pengaturan, atau hubungi dukungan resmi Apple.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.13
Jawa Barat Tertinggi Kasus Scam di Indonesia, 3 Modus Ini Paling Banyak
Berita terkait
Sindikat Pinjol Ilegal 25.000 Kasus Digerebek, Uang Rp 5,2 M Disita
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.55
Awalnya Dikenal sebagai Kota Hantu, Kini Forest City Berubah Jadi Pusat Scammer
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 16.34
OJK Amankan Rp723,7 M Dana Korban Scam, 604 Ribu Rekening Diblokir
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.47
604.923 Rekening Terkait Scam Diblokir!
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 22.11