Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

WOM Finance (WOMF) Ungkap Strategi Pembiayaan Kala BI Rate Naik

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menargetkan penyaluran pembiayaan Rp6,3 triliun pada 2026 meski BI Rate tinggi di level 5,75% (naik 100 bps sejak Mei 2026). Direktur Cincin Lisa Hadi optimistis BI masih berpeluang memangkas suku bunga sekali lagi. Untuk mengelola biaya dana, WOMF menerapkan strategi diversifikasi pendanaan dengan membandingkan sumber dari obligasi dan perbankan guna mendapatkan bunga paling kompetitif.

Komposisi pendanaan saat ini didominasi obligasi (Rp2,2 triliun) dibanding pinjaman bank (Rp1,5 triliun). Manajemen memanfaatkan likuiditas perbankan yang longgar untuk mencari dana lebih murah, namun tetap selektif memilih mitra dari Himbara, bank swasta nasional, maupun asing. Biaya pendanaan mengikuti pergerakan BI Rate, sementara hubungan jangka panjang dengan bank juga memengaruhi tingkat bunga yang diperoleh.

Per Juni 2026, WOMF mencatat piutang pembiayaan neto Rp6,4 triliun (naik 5,2% yoy) dengan NPF gross 2,53% dan net 1,13%. Penyaluran baru mencapai Rp2,6 triliun. Secara industri, data OJK menunjukkan piutang multifinance tumbuh 1,88% yoy ke Rp511,26 triliun, didorong kenaikan modal kerja 6,36% yoy.

Berita terkait