Jokowi vs Roy Suryo: Kasus Ijazah Palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pakar telematika Roy Suryo berkonflik dalam kasus dugaan ijazah palsu. Roy Suryo mengajukan praperadilan berulang, yang Tim Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, anggap mengganggu kepastian hukum. Mereka mendukung SEMA untuk mengatur penggunaan praperadilan. Roy menegaskan tujuannya adalah edukasi publik dan penegakan aparat hukum, serta yakin dengan argumen di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 17 September 2026. Ia klaim memiliki bukti 99,9% ijazah Jokowi palsu dan akan menyajikan temuan baru. Jokowi menyatakan siap menunjukkan dokumen pendidikan dan menantang pihak lain membawa bukti. Tim Roy Suryo menyoroti bahwa hanya 10% BAP terkait ijazah, sementara sisanya fokus pada dugaan pencemaran nama baik. Kedua pihak menuntut kehadiran langsung Jokowi dalam persidangan, bukan melalui Zoom atau BAP. Kasus ini dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis, 17 September 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Jokowi Ternyata Dibuat Kesal Praperadilan Berjilid-jilid Roy Suryo: Ganggu Kepastian Hukum
10 September 2026 pukul 09.54 · Baca aslinya ↗
Jokowi Soal Praperdilan Berjilid-jilid Roy Suryo: Jangan Dong Ini Disalahgunakan
10 September 2026 pukul 10.16 · Baca aslinya ↗
Update Kasus Ijazah, Roy Suryo Tuntut Jokowi Hadir dan Jelaskan Masa Kuliah hingga Lulus di 1986
11 September 2026 pukul 09.32 · Baca aslinya ↗
Tim Roy Suryo: BAP Jokowi Itu Hanya Soal Pencemaran Nama Baik, Cuma 5 Pertanyaan Berkaitan Ijazahnya
11 September 2026 pukul 09.47 · Baca aslinya ↗
Depan Relawan dan Mahasiswa, Jokowi Akan Beri Roy Suryo Pelajaran di Pengadilan Negeri Jakarta Timur
11 September 2026 pukul 10.11 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Jelang Sidang Pokok Perkara, Pesan Roy Suryo ke Jokowi: Jangan Hanya Bilang Siap, Harus Datang Sendiri
11 September 2026 pukul 13.28 · Baca aslinya ↗