Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

KAI dan Danantara Kaji Impor KRL Jepang untuk Elektrifikasi Jalur Utama

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempertimbangkan impor 23 trainset KRL dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik, terutama pada jalur Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Merak yang akan ditelektrifikasi. Kebutuhan ini dipicu lonjakan penumpang KRL Jabodetabek yang meningkat 11,3% pada semester I-2026 dan ketidakmampuan produksi PT INKA yang saat ini terbatas. Secara bersamaan, BPI Danantara sedang menimbang suntikan modal kepada PT INKA yang mencatat kerugian Rp677 miliar, ekuitas negatif, serta utang tidak berkelanjutan mencapai Rp4,7 triliun. Karena kapasitas produksi INKA yang masih terbatas, alternatif impor KRL baru maupun bekas dari Jepang menjadi solusi sementara untuk memenuhi target 105 rangkaian trainset pada 2026. Proses impor memerlukan persetujuan bersama antara PT KAI, PT INKA, Danantara, dan BP BUMN, dengan batas usia kereta impor ditetapkan maksimal 20 tahun oleh Kemendag.

Menurut tiap media