Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Muktamar NU ke-35: Proses Pilih AHWA, Kepemimpinan, dan Kritik Politik Uang

Muktamar ke-35 NU digelar 27-31 Agustus 2026 di Jombang. Sistem pemilihan menggunakan tahapan: memilih 9 AHWA (Ahlul Halli wal Aqdi) dari cabang dan wilayah, kemudian AHWA memilih Rais Aam PBNU dan mungkin Ketua Umum. Dua opsi mekanisme pemilihan Ketua Umum dibahas: langsung oleh muktamirin atau transfer ke AHWA. Forum Ulama Nahdliyyin (FUN) menyampaikan seruan perubahan kepemimpinan PBNU melalui acara Halaqah Jam'iyyah di Jakarta pada 21 Agustus 2026. KH Mujib Qulyubi menekankan pentingnya menolak politik uang dalam pemilihan AHWA. KH Samsul Ma'arif menyoroti proses ishlah yang dianggap hanya formalistik. KH Mukti Ali Qusyairi menegaskan AHWA harus dipilih dari ulama sepuh dengan integritas, dan mengecam ulama yang terlibat konflik tidak layak menjadi anggota AHWA. Gus Salam (KH Abdussalam Shohib) optimis rekap 60% pemilik suara berdasarkan silaturahmi dengan 30 PWNU dan 470+ PCNU. DAP demikian, sebanyak 556 lembaga berhak memilih.

Menurut tiap media